Gresix.com - Info Terkini Seputar Gresik

Berita Utama

Pendidikan

Pemerintah

Covid-19

Video

Minggu, 06 September 2026

Ketua PC GP ANSOR GRESIK Dukung Penuh Stetment Gus Safril Ketua PW Ansor Jatim

 𝙅agad Maya melalui Media sosial saat ini ramai pemberitaan tentang stetment keras Ketua PW GP Ansor Jawa Timur terhadap Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. Yang mengatakan bahwa PAN adalah Partai Anak Nahdiyyin. Hal tersebut dianggap tidak sesuai dengan fakta dilapangan karena banyak kader Muda NU yang bertugas dan mengabdi sudah lama menjadi pendamping Desa hari ini diperlakukan secara tidak manusiawi. Dengan merelokasi atau memindahkan tugas tanpa klarifikasi dan alasan yang tidak jelas. kami PC GP Ansor Gresik sangat sepakat dan mendukung penuh stetment dan sikap Ketua PW GP ANSOR JATIM sebagai bentuk Protes atas peryataan zulkifli Hasan dan menolak kebijakan mentri desa yang Dzolim. Ucap Sahabat Ludfi Khambali Abdillah Ketua PC GP Ansor Gresik.


Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Jawa Timur, Musaffa Safril, menilai klaim PAN sebagai partai yang merangkul Nahdliyin tidak cukup dibuktikan melalui panggung politik, slogan, ataupun pendekatan simbolik. 


Baginya, klaim tersebut justru berhadapan dengan pengalaman sejumlah kader muda NU yang bekerja dan mengabdi di tingkat desa.


“Kalau memang PAN serius merangkul Nahdliyin, jangan hanya ketika berada di panggung dan membutuhkan dukungan politik. Lihat bagaimana kader-kader muda NU yang selama ini mengabdi di desa diperlakukan,” ujarnya pada Jumat (04/09/2026). 


Pria yang akrab disapa Musaffa itu mengaku menerima banyak laporan dari kader Ansor di berbagai daerah yang bekerja dalam program pendampingan desa. 


Ia menyebut terdapat kader yang mengeluhkan adanya pemindahan atau relokasi tugas ke daerah lain dengan jarak yang jauh dan alasan yang menurut mereka tidak jelas.


“Banyak laporan yang masuk kepada kami. Ada kader yang mengaku dipindahkan ke daerah lain dengan jarak yang sangat jauh tanpa penjelasan yang memadai. Kader-kader ini sudah lama mengabdi mendampingi masyarakat desa. Kalau kemudian dipindahkan secara tiba-tiba, tentu muncul pertanyaan: ada apa?” katanya.


Menurut Musaffa, persoalan tersebut tidak boleh dipandang semata-mata sebagai persoalan administratif. 


Ia meminta adanya transparansi mengenai mekanisme penempatan, pemindahan, dan evaluasi tenaga pendamping desa agar tidak muncul dugaan bahwa kebijakan tersebut digunakan sebagai instrumen politik.


Kekhawatiran tersebut, lanjutnya, semakin kuat karena Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal saat ini dipimpin oleh Yandri Susanto, salah satu elite PAN.


“Sulit bagi saya untuk selalu berpikir positif ketika banyak kader menyampaikan pengalaman yang sama. Apalagi pucuk pimpinan Kementerian Desa PDT adalah elite politik PAN. Karena itu, semua kebijakan terkait pendamping desa harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional,” tegasnya.


Ketua PW GP Ansor Jatim itu menilai, jika PAN benar-benar ingin mendapatkan tempat di hati kalangan Nahdliyin, maka yang harus dibuktikan adalah keberpihakan nyata kepada kader dan masyarakat Nahdliyin, bukan hanya melalui slogan “Partai Anak Nahdliyin”, tetapi melalui kebijakan dan tindakan yang benar-benar dirasakan di lapangan.


“Jangan sampai Nahdliyin hanya dijadikan objek pendekatan ketika membutuhkan suara. Ketika membutuhkan dukungan, disebut saudara; ketika kepentingan politik selesai, kader-kadernya justru dipinggirkan. Ini yang harus dijelaskan,” ujarnya.


Musaffa bahkan menyebut klaim PAN merangkul Nahdliyin sebagai “rayuan gombal politik” apabila tidak dibarengi perubahan dalam praktik.


“Kalau di panggung bilang merangkul Nahdliyin, tetapi di lapangan kader-kader muda NU justru merasa dipinggirkan dan dipersulit, lalu apa yang sebenarnya dirangkul? Jangan sampai ini hanya rayuan gombal menjelang kebutuhan politik.” tandasnya.


Ia menegaskan bahwa kader muda NU tidak boleh hanya dipandang sebagai konstituen elektoral. Mereka adalah bagian dari kekuatan masyarakat sipil yang selama ini bekerja langsung bersama masyarakat, termasuk di desa-desa.


“Kalau ingin merangkul Nahdliyin, rangkul juga kader-kadernya. Hargai pengabdiannya. Jangan gunakan kekuasaan untuk membuat mereka tidak nyaman menjalankan pengabdian,” katanya.

Selasa, 18 Agustus 2026

DPRD Gresik A.Y. Tirta Saputra Berharap Tradisi Doa Bersama di Taman Makam Pahlawan Terus Dilestarikan

GRESIK – Anggota DPRD Kabupaten Gresik, A.Y. Tirta Saputra, berharap kegiatan doa bersama di Taman Makam Pahlawan dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari tradisi dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Doa bersama di Taman Makam Pahlawan merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan. Tradisi seperti ini harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar A.Y. Tirta Saputra.

Ia menilai, generasi saat ini perlu memahami bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat tidak diperoleh dengan mudah. Ada perjuangan, pengorbanan, bahkan nyawa yang dipertaruhkan oleh para pendahulu bangsa.


A.Y. Tirta Saputra juga mengapresiasi PAC GP ANSOR Benjeng yang secara konsisten menggelar kegiatan doa bersama dan ziarah di Taman Makam Pahlawan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat rasa nasionalisme, persatuan, serta kepedulian terhadap bangsa dan negara.

“Semoga dengan mengenang perjuangan para pahlawan, kita semakin termotivasi untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga tradisi penghormatan kepada pahlawan merupakan salah satu cara merawat ingatan sejarah sekaligus menanamkan nilai perjuangan kepada generasi penerus.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa para pahlawannya. Mari kita rawat tradisi ini dan teruskan semangat perjuangan mereka melalui pengabdian terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.

Jumat, 24 Juli 2026

Peringati Harlah ke-28 PKB, DPC PKB Gresik Gelar Khotmil Qur’an Khidmat di DPW PKB Jawa Timur

SURABAYA – Menjelang puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28, Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Gresik menggelar kegiatan spiritual bertajuk Khotmil Qur’an pada Jumat pagi (24/7/2026). Acara yang berlangsung sejak pukul 05.00 WIB ini bertempat di Kantor DPW PKB Jawa Timur, Surabaya.

Suasana khusyuk dan penuh keberkahan mewarnai sepanjang jalannya lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan kader partai, termasuk jajaran pengurus Perempuan Bangsa Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB Benjeng yang hadir memberikan dukungan penuh.

Ketua DPC PKB Gresik menyampaikan bahwa kegiatan pembacaan Al-Qur'an ini bukan sekadar tradisi, melainkan wujud rasa syukur atas perjalanan 28 tahun PKB melayani dan memperjuangkan aspirasi umat.

Melalui momentum Harlah PKB ke-28 ini, kita ingin mengawali seluruh rangkaian kegiatan dengan mengetuk pintu langit. Harapannya, PKB senantiasa diberikan keberkahan, konsistensi dalam memperjuangkan hak-hak rakyat, serta terus menjadi wadah perjuangan politik yang sejuk dan menentramkan, ujarnya di sela-sela kegiatan.


Kehadiran para kiai, tokoh masyarakat, serta pengurus badan otonom seperti Perempuan Bangsa DPAC Benjeng semakin mempererat tali silaturahmi dan solidaritas antar-kader dari tingkat cabang hingga anak cabang.


Rangkaian acara Khotmil Qur’an kemudian ditutup secara khidmat dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustazah Bu Idah Dalam doanya, beliau memohon ketenteraman, kejayaan bagi partai, serta keselamatan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Harapan dan Pesan Moral Peringatan Harlah ke-28 ini menjadi pengingat penting bagi seluruh kader bahwa perjuangan politik tidak lepas dari nilai-nilai spiritual dan keagamaan. Semoga di usia yang ke-28 tahun ini, PKB semakin solid, terus menebar kemaslahatan untuk masyarakat luas, dan senantiasa berada di garis terdepan dalam merawat persatuan bangsa.

Selasa, 21 Juli 2026

Yayasan Hidayatul Ulum Purworejo Berkomitmen mewujudkan Lembaga Pendidikan yang berkemajuan.

Gresik-Dalam upaya memujudkan lembaga pendidikan yang berkemajuan sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Hidayatul Ulum Purworejo, Pengurus yayasan bersama Pengurus Ranting NU Purworejo menyelenggarakan kegiatan Family Gathering dan rapat Kerja yang diikuti oleh para guru Madrasah, Kelompok Bermain (Kober), RA, TPQ, dan Madrasah Diniyah.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun semangat kebersamaan di antara para pendidik. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Vila Agape Pacet Mojokerto Tanggal 19 - 20 Juli 2026. Agenda tersebut diawali dengan Ziarah ke Makam Mbah Wahab Hasbullah, Gus Dur dan Syekh Jumadil Qubro Troloyo Mojokerto dan dilanjutkan Rapat Kordinasi di Vila Agape Pacet mojokerto dengan beberapa agenda Penguatan kebersamaan dan keakraban serta Ramah tamah bersama untuk menambah kehangatan acara.

Ketua Yayasan Hidayatul Ulum Purworejo bapak Abdul Majid juga menyampaikan terima kasih atas kebersamaan dan kekompakan seluruh stakcholder baik dari Pengurus Ranting NU, Kepala Dusun dan juga seluruh kepala Lembaga serta dewan guru yang ikut berkontribusi dan bergotongroyong melalui patungan Donasi. sehingga acara family gathering dan Rapat Kordinasi ini bisa berjalan dengan Baik. Semoga rumusan progam yang sudah menjadi hasil rapat kordinasi bersama ini menjadi langkah kongrit dalam mewujudkan pendidikan Hidayatul Ulum yang lebih maju lagi." Ucap Bapak Abdul Majid.


Ketua Ranting NU Purworejo H. Abdul Slamet menyampaikan bahwa Family Gathering bukan sekadar ajang rekreasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat koordinasi dan komunikasi antarpendidik dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas serta berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

"Guru adalah ujung tombak dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mencintai organisasi. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kekompakan, rasa memiliki, dan semangat gotong royong untuk terus memajukan lembaga-lembaga pendidikan NU di Purworejo," ujarnya.

Seluruh peserta menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap Family Gathering dapat menjadi agenda rutin sebagai media memperkuat persaudaraan, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kolaborasi antar lembaga pendidikan.

Dengan semangat kebersamaan, Ranting NU Purworejo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta meneguhkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.

Jumat, 17 Juli 2026

DPC PKB KAB. GRESIK Turut Berduka cita Atas Meninggalnya Bapak Muji Ketua Ranting PKB Metatu

DPC PKB Kab. Gresik Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Muji Santoso, hal ini disampaikan oleh Sahabat Ainul Yaqin Tirta Saputra Sekretaris DPC PKB Kabupaten Gresik, sekaligus DPRD Kab. Gresik. 

" Saya kenal dekat dengan Beliau Cak Muji, karena Beliau adalah Kader PKB Benjeng dan saat ini menjabat sebagai ketua Ranting PKB Desa Metatu. beliau  sosok kader yang dikenal sebagai pejuang organisasi sekaligus penggerak di tengah masyarakat. Selama ini komunikasi sebagai sesama kader Ansor dan juga PKB Berjalan secara Intens, dalam rangka ikut serta menyampaikan aspirasi warga masyarakat, khususnya di Desa Metatu Dusun Purworejo. Dan saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi kerja kerja politik beliau yang mengedepankan kepentingan Masyarakat. " Ucap Sahabat Tirta.

Semasa hidupnya, almarhum banyak mendedikasikan waktunya, tenaga, dan pikirannya untuk mengabdi kepada agama, Nahdlatul Ulama, serta masyarakat.


Dengan kerendahan hati dan semangat gotong royong, beliau selalu hadir dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, maupun pengabdian kemasyarakatan. Keteladanan itulah yang menjadikan Sahabat Muji Santoso sebagai sosok yang dicintai dan dihormati oleh banyak kalangan.

Kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam, namun jejak pengabdian, ketulusan, dan semangat juangnya akan terus menjadi inspirasi bagi seluruh kader Ansor dan Banser, dan PKB khususnya di Kecamatan Benjeng. Sosoknya membuktikan bahwa pengabdian yang tulus tidak selalu berada di panggung depan, tetapi tumbuh kuat dari akar rumput dan memberikan manfaat nyata bagi sesama.


Beberapa Minggu Terakhir ini beliau sedang sakit dan sempat dirawat dirumah sakit ibnu sina, dan telah diperbolehkan pulang untuk menjalani pengobatan rawat Jalan. Akan tetapi takdir berkehendak lain, Allah memanggil beliau dengan waktu yang begitu cepat. Dengan kondisi yang sudah kelihatan sehat beliau menjalani jadwal kontrol kerumah sakit, akan tetapi secara mendadak pada saat kontrol dirumah sakit mengalami kondisi kritis dan akhirnya meninggal dunia pada saat itu juga.


Atas nama keluarga besar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

Selamat jalan, Sahabat Muji Santoso. Pengabdianmu akan selalu kami kenang, semangatmu akan terus kami lanjutkan. Al-Fatihah.

Rabu, 08 Juli 2026

PAC Fatayat NU Benjeng Resmi Lantik Pengurus Ranting Fatayat NU se_Kecamatan Benjeng

GRESIK– Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, secara resmi melantik pengurus ranting se-Kecamatan Benjeng pada Minggu (05/07/2026). Bertempat di kediaman Hj. Lilik Afnani, Desa Bulurejo, kegiatan ini menjadi momentum penguatan organisasi dengan mengusung tema besar: Berdaya, Berdampak, Mendunia


Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung khidmat dengan kehadiran berbagai elemen keluarga besar NU. Tampak hadir dalam barisan tamu undangan yakni, Ketua PC FATAYAT NU GRESK, pengurus MWCNU Benjeng, jajaran pengurus Muslimat, GP Ansor, serta perwakilan IPNU-IPPNU. Kehadiran seluruh kader Fatayat NU se-Kecamatan Benjeng semakin menyemarakkan suasana, menunjukkan soliditas organisasi perempuan muda NU di wilayah tersebut.


Fokus pada Kaderisasi Berkelanjutan

Pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis PAC Fatayat NU Benjeng untuk memastikan roda organisasi terus berputar di tingkat bawah. Tema "Berdaya, Berdampak, Mendunia" dipilih sebagai manifestasi harapan agar para kader perempuan NU mampu menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat.

Tausiyah Gus Izzul Kafie asal Mojokerto, menekankan pentingnya aktualisasi diri bagi seorang kader Fatayat. Menurutnya, menjadi pengurus ranting adalah amanah besar untuk menebar kebermanfaatan.

Perempuan NU hari ini tidak boleh hanya menjadi penonton di rumahnya sendiri. Menjadi berdaya berarti memiliki kemandirian, berdampak berarti setiap langkah kita harus membawa solusi bagi lingkungan, dan mendunia artinya pemikiran kita harus melampaui batas, progresif, serta mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri aswaja," tegas Gus Izzul dalam penyampaiannya.


Rangkaian acara berjalan dengan lancar dan tertib, mencerminkan sinergi yang kuat antara pengurus tingkat anak cabang dengan pengurus ranting. Suasana kekeluargaan terasa kental saat seluruh peserta menyimak arahan demi arahan yang disampaikan.


Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Gus Izzul Kafie memimpin doa bersama untuk keberkahan organisasi dan seluruh kader yang baru saja dilantik. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen dan kesatuan tekad untuk membesarkan Fatayat NU di Kecamatan Benjeng.


Dengan resminya pelantikan ini, diharapkan seluruh pengurus ranting yang baru dapat segera tancap gas dalam menyusun dan menjalankan program kerja. Langkah kecil yang dimulai dari ranting diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi masyarakat luas, sejalan dengan visi Fatayat NU yang terus relevan di era modern.


#FatayatNU #FatayatNUBenjeng #Gresik #BerdayaBerdampakMendunia #NahdlatulUlama.


Penulis:mustakim

Editor: Man kim

Tanggal: 05 Juli 2026

Kamis, 02 Juli 2026

Ketua PC GP ANSOR GRESIK menyampaikan Terima Kasih dan Apresiasi kepada Bea Cukai dan BNN yang telah berhasil membongkar jaringan Narkoba international

Ketua PC GP ANSOR GRESIK menyampaikan Terima Kasih dan Apresiasi kepada Bea Cukai dan BNN yang telah berhasil membongkar jaringan Narkoba

Ketua PC GP Ansor Gresik menyampaikan terima kasih dan Apresiasi yang setinggi tingginya atas keberhasilan mengungkap penyelundupan 3.371,4 kilogram atau sekitar 3,37 ton bunga/pucuk cannabinoid marijuana asal Thailand yang masuk melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Priok.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil operasi gabungan Bea Cukai dan BNN RI yang melibatkan Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai, Bea Cukai Tanjung Priok, Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I, Kanwil Bea Cukai Jawa Barat, Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah, Kanwil Bea Cukai Jakarta, Bea Cukai Gresik, Bea Cukai Purwakarta, dan Bea Cukai Cikarang.

Pengungkapan kasus bermula dari hasil analisis intelijen tim gabungan terhadap sebuah kontainer asal Thailand yang berisi tumpukan koper. Dari hasil surveillance dan pendalaman, petugas menemukan modus penyamaran (false concealment) dengan menyembunyikan narkotika di dalam koper serta gulungan matras lateks. Operasi kemudian dikembangkan melalui controlled delivery hingga berhasil mengamankan empat truk pengangkut di wilayah Gresik dan Purwakarta.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan barang bukti berupa ganja seberat 3.371,4 kilogram, terdiri atas sekitar 1.605 kilogram yang disembunyikan di dalam koper dan sekitar 1.766,4 kilogram di dalam matras lateks. Penindakan tersebut diperkirakan telah menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika sekaligus mengurangi potensi beban biaya rehabilitasi negara hingga Rp4,585 triliun.

Ketua PC GP Ansor Gresik menilai keberhasilan ini merupakan penyelamatan jutaan anak bangsa dari ancaman kejahatan narkotika yang semakin terorganisir dan semakin menyebar luas hingga dipelosok pelosok Desa.

Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai dan BNN RI atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja jaringan internasional. Ini bentuk nyata penyelamatan jutaan anak bangsa dari ancaman narkotika," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba adalah tugas bersama, dia siapapun pelaku nya menjadi musuh kita bersama, sehingga harus ada tindakan tegas tidak boleh mengenal kompromi.

Siapa pun pelaku nya adalah musuh bersama. Kami mendukung penuh langkah aparat untuk memburu dan memutus seluruh mata rantai jaringan narkotika, mulai dari pelaku lapangan hingga aktor intelektual yang berada di balik jaringan internasional tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan pentingnya sinergi antar lembaga, penguatan intelijen, pemanfaatan teknologi, serta pengawasan yang berkelanjutan dalam menghadapi kejahatan transnasional yang terus berkembang.

PC GP. Ansor Gresik juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan seluruh kader Ansor-Banser, untuk memperkuat ketahanan sosial terhadap bahaya narkotika melalui edukasi, pengawasan lingkungan, dan kepedulian bersama.


"Menjaga dan Melindungi generasi bangsa adalah harga mati, kami mengajak Seluruh Kader Ansor Banser se Cabang Gresik untuk melakukan pengawasan dan memberikan edukasi kepada generasi muda. diwilayah masing masing" tegasnya.

Senin, 29 Juni 2026

Hidupkan Spirit Organisasi, MWCNU Benjeng Gelar Lailatul Ijtima' dan Konsolidasi Ranting

GRESIK- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Benjeng bersama Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) MWCNU Benjeng menggelar kegiatan Lailatul Ijtima' rutin pada Senin (29/07/2026) malam. Bertempat di Masjid Al Ikhlas, Dusun Ngegot, Desa Lundo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, acara ini


mengusung tema:

Membangkitkan Ranting NU se-MWCNU Benjeng

Kegiatan yang dimulai pukul 18.30 WIB ini dihadiri oleh jajaran Ketua Ranting NU beserta anggota dari berbagai desa, serta kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser se-PAC GP ANSOR BENJENG.


Spiritualitas dan Penguatan Organisasi

Rangkaian acara diawali dengan kegiatan istighosah, sholawat, spiritual yang khusyuk, yakni ibadah Sholat Tasbih berjamaah dan pengajian rutin. Memasuki acara inti, KH. Misbachuddin, Pengasuh Pondok Pesantren Annuriyah Al Hidayah, Klampok, Benjeng, hadir sebagai pembicara utama untuk memberikan mauidzah hasanah.

Dalam ceramahnya, KH. Misbachuddin menekankan pentingnya menjaga militansi dan keaktifan pengurus di tingkat akar rumput (ranting) sebagai ujung tombak perjuangan NU.

Ranting adalah fondasi utama organisasi. Jika rantingnya hidup dan bergerak, maka jam'iyah Nahdlatul Ulama akan semakin kokoh dalam menjaga tradisi amaliyah serta melayani umat," ujar KH. Misbachuddin di hadapan para jamaah.


Sinergi dan Ramah Tamah

Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Kehadiran kader Ansor dan Banser yang mengawal jalannya kegiatan turut menambah semangat kebersamaan dan soliditas antar-badan otonom (banom) NU di Kecamatan Benjeng.

Acara Lailatul Ijtima' ini ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat dan organisasi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Sebagai pemungkas, seluruh pengurus dan kader menikmati momen ramah tamah untuk saling bertukar pikiran dan memperkuat tali silaturahmi.

Melalui momentum ini, MWCNU Benjeng berharap struktur kepengurusan di tingkat desa dapat kembali menggeliat aktif, melahirkan program-program yang langsung menyentuh masyarakat, serta terus konsisten merawat nilai-nilai *Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah*

Sinergi Menuju 2031, DPC PKB Gresik Gelar Pertemuan Strategis Bahas Penguatan Organisasi

GRESIK– Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Gresik melangkah cepat dalam menata masa depan partai. Bertempat di Hotel Santika Gresik, DPC PKB Gresik menggelar pertemuan penting untuk membahas restrukturisasi dan kepengurusan periode 2026–2031 pada Minggu (28/6/2026) malam.

Mengusung tema: 

Meneguhkan Peran Kader PKB agenda strategis yang dimulai pukul 18.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Gresik. Pertemuan ini difokuskan pada penguatan struktur internal organisasi guna menghadapi tantangan politik dan sosial hingga lima tahun ke depan.

Dalam arahannya, pembicara utama sekaligus tokoh ulama, KH Chusnan Ali, menekankan pentingnya soliditas dan integritas di setiap lini kepengurusan. Beliau mengingatkan bahwa kekuatan PKB terletak pada komitmen para kadernya dalam berkhidmat kepada masyarakat.

Kepengurusan baru bukan sekadar menyusun nama di atas kertas, melainkan manifestasi dari tanggung jawab besar. Penguatan organisasi harus dimulai dari peneguhan komitmen kader. Kita harus hadir sebagai solusi di tengah masyarakat," ujar KH Chusnan Ali dalam salah satu sesinya

Suasana pertemuan berlangsung dinamis namun penuh kekeluargaan. Seluruh perwakilan DPAC yang hadir tampak antusias memberikan masukan konstruktif demi kemajuan partai di tingkat akar rumput (grassroots). Pemilihan Hotel Santika sebagai lokasi acara pun memberikan kenyamanan tersendiri sehingga pembahasan poin-poin strategis dapat berjalan dengan lancar dan produktif.

Acara yang berlangsung hingga larut malam ini ditutup dengan khidmat melalui pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh KH Chusnan Ali.

Melalui konsolidasi awal ini, DPC PKB Gresik berharap kepengurusan periode 2026–2031 yang terbentuk nantinya akan jauh lebih solid, adaptif, dan mampu membawa membawa dampak positif yang lebih luas, sekaligus menjaga marwah partai sebagai penyalur aspirasi umat yang konsisten.


#PKBGresik

#KaderPKB

#PolitikKeumatan

Sabtu, 27 Juni 2026

Ainul Yaqin Tirta Saputra Serap Aspirasi Warga Benjeng, Prioritaskan Usulan Rehab Gedung PAUD & TK

Gresik – Anggota DPRD Kabupaten Gresik, Ainul Yaqin Tirta Saputra, melaksanakan kegiatan reses dan serap aspirasi masyarakat di Kecamatan Benjeng yang bertempat di Dusun Purworejo Desa Metatu. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang diharapkan dapat segera direalisasikan.

Dalam dialog yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, masyarakat menyampaikan sejumlah usulan, mulai dari peningkatan infrastruktur Jalan Poros Desa, Penerangan jalan Umum (PJU), Saluran Air/Drainase, hingga pembanungan Jalan pemukiman. Salah satu aspirasi yang menjadi prioritas adalah rehabilitasi gedung PAUD dan TK yang dinilai sudah memerlukan perbaikan agar proses belajar mengajar berlangsung lebih aman, nyaman, dan representatif.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ainul Yaqin Tirta Saputra menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan sejak usia dini.


"Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Fasilitas PAUD dan TK yang layak akan memberikan kenyamanan bagi anak-anak dalam belajar sekaligus mendukung para guru dalam menjalankan proses pendidikan. Aspirasi ini akan kami kawal agar dapat menjadi prioritas dalam pembahasan program pembangunan," ujarnya.


Selain persoalan pendidikan, warga juga berharap agar pembangunan di wilayah Benjeng terus mendapatkan perhatian melalui program-program yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat.

Kegiatan reses ini menjadi bagian dari komitmen Ainul Yaqin Tirta Saputra dalam menjaga komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Melalui serap aspirasi secara langsung, berbagai kebutuhan warga dapat dihimpun sebagai bahan perjuangan di DPRD agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Dengan adanya sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat, diharapkan setiap aspirasi yang disampaikan dapat diwujudkan secara bertahap demi meningkatkan kualitas pelayanan publik, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Benjeng.

Senin, 22 Juni 2026

H. Abdul Qodir DPRD Prov. Jatim Suport Penuh Progam Pemberdayaan Ekonomi Kader Ansor Gresik

GRESIK– Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gresik menggelar kegiatan Sarasehan dan Dialog bertajuk, Pemberdayaan Ekonomi dan Usaha Kader, pada Ahad (21/6/2026). Bertempat di BUMDes Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, acara ini berfokus pada penguatan kemandirian ekonomi pemuda, khususnya di sektor ketahanan pangan.

Acara yang dimulai pukul 11.00 WIB ini dihadiri oleh ratusan kader Ansor utusan dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Gresik. Mereka tampak sangat antusias dan aktif dalam sesi diskusi yang berlangsung dinamis.


Fokus pada Aksi Nyata dan Pertanian Organik

Rangkaian acara diawali dengan diskusi tematik yang menghadirkan dua narasumber utama, yaitu H. Abdul Qodir (Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur) dan **M. Ludfi Khambali Abdillah (Ketua PC GP Ansor Gresik). Selain teori makro ekonomi, para kader juga disuguhkan pemaparan praktik lapangan mengenai pemanfaatan dan pengembangan pertanian organik.

Dalam sesinya, Ketua PC GP Ansor Gresik, M. Ludfi Khambali Abdillah, menekankan bahwa kemandirian ekonomi adalah pilar penting bagi pergerakan pemuda hari ini.

Pemuda hari ini tidak cukup hanya berapi-api dalam orasi, tapi harus turun langsung ke sawah, ladang, dan pasar. Kita harus jadi bagian dari solusi, bukan penonton,” tegas salah satu perwakilan peserta, menyuarakan semangat kolektif para kader yang hadir.

Sementara itu, H. Abdul Qodir dari Komisi B DPRD Jatim menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, sinergi antara kebijakan pemerintah dan semangat pemuda di akar rumput adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan pangan ke depan.

Komitmen Terhadap Ketahanan Pangan

Melalui sarasehan ini, PC GP Ansor Gresik berharap besar dapat mendorong para kader untuk lebih peka dan aktif terlibat dalam isu-isu ketahanan pangan di wilayah masing-masing. Kader Ansor diharapkan tidak hanya cakap dalam berorganisasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung produktif ini ditutup dengan khidmat melalui doa bersama, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas kader.

Semangat pemberdayaan ini menjadi bukti nyata dari pengejawantahan nilai, Hubbul Wathan Minal Iman (Cinta Tanah Air adalah Sebagian dari Iman, bahwa mencintai bangsa dan negara harus diwujudkan dengan aksi nyata membela dan membangun ekonomi umat dari bawah.

#GPAnsorGresik #AnsorMaju #PemberdayaanEkonomi #KetahananPangan #HubbulWathanMinalIman #KaderAnsor*

Minggu, 11 Mei 2025

Ansor Gresik Gelar Diskusi Bersama Para Advokat Muda Terkait LBH / Lembaga Bantuan Hukum

Gresix.com |Pimpinan Cabang GP Ansor Gresik melakukan Revitalisasi Pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PC GP Ansor Gresik. Yang mana LBH Ansor Gresik sebelumnya telah habis masa Periodesasinya yang dikomandani oleh Sahabat Al Ushudi. Sebagai penerus estafet perjuangan LBH Ansor selanjutnya adalah sahabat Ali Musyafa' sekaligus juga sebagai Wakil Ketua PC GP Ansor Gresik Masa Khidmat 2024 -2028 yang diberikan Mandat untuk membidangi Advokasi dan Hukum.

Kegiatan yang dikemas dengan forum Taaruf tersebut dilaksanakan di RM. Aroma Gresik pada hari sabtu 10 mei 2025, dan dihadiri langsung oleh Sekretaris LBH Ansor Jawa Timur sahabat Faishol dan Dewi, Sahabat Ludfi Ketua PC GP Ansor Gresik, Sahabat Al Ushudi Pengacara Senior dan juga para advokat Muda NU yang lainnya.

Dalam arahan nya Sahabat Ludfi Khambali selaku ketua PC GP Ansor Gresik memberikaan Apresiasi kepada para Advokat Muda yang berkenan untuk bergabung bersama LBH Ansor Gresik, kami berharap LBH Ansor Gresik bisa melanjutkan Perkhidmatan pengurus LBH Ansor Gresik diperiode sebelumnya dan bisa membawa LBH Ansor Gresik lebih Maju, lebih Banyak memberikan manfaat dan membantu Warga masyarakat Gresik khususnya bagi kader gerakan pemuda Ansor, Peran Serta Lembaga Bantuan Hukum Ansor sangat kami harapkan dalam rangka mewujudkan visi misi PC GP Ansor Gresik ". Ucap Ludfi Khambali.

Hal senada juga disampaikan oleh Sahabat Faisol selaku Sekretaris LBH Ansor Jawa Timur, Bahwasanya Potensi Kabupaten Gresik sebenarnya sangat strategis sekali bagi LBH Ansor, Tinggal Bagaimana LBH Ansor mampu merespon dan Bergerak secara efektif dalam rangka membantu warga masyarakat Gresik untuk mendapatkan Layanan dan Pendampingan Hukum yang berkeadilan ". Ucap Sahabat Faisol.


Kegiatan yang berlangsung dengan Diskusi santai tersebut berhasil merumuskan pengurus LBH Ansor Gresik Baru, Selaku Ketua Sahabat Ali Musyafa' dan Sekretaris LBH sahabat Mustain dengan Kelengkapan Pengurus LBH yang di isi oleh para Advokat Muda yang siap Berkhidmah untuk jamiyah Nahdhotul Ulama melalui Organisasi Gerakan Pemuda Ansor

Teknologi

Politik

Sosial